Pertanian

Sabtu, 26 September 2020 - 04:32 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Yance Maring (memakai baju coklat) bersama para petani yang hendak belajar irigasi tetes bersamanya. (Foto: Yeremias Y. Sere)

Yance Maring (memakai baju coklat) bersama para petani yang hendak belajar irigasi tetes bersamanya. (Foto: Yeremias Y. Sere)

Yance Maring, Optimis Kembangkan 100 Ha Lahan Irigasi Tetes di Sikka

Sikka, floreseditorial.com – Yance Maring, seorang petani dan anak muda milenial, penggagas irigasi tetes di Kabupaten Sikka, optimis dengan program Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk mengembangkan 100 Ha tanaman hortikultura di Sikka. Ia juga optimis, tanaman hortikultura itu akan terealisasi pada tahun 2021.

Saat ini, Jebolan AICAT University Isreal itu, sedang gencar mempersiapkan lahan. Selain itu, Ia juga sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan pihak ekspedisi di Jakarta, untuk pembelian perlengkapan irigasi tetes dari China.

“Saya optimis program 100 Ha tanaman hortikultura yang dijanjikan, Pak Gubernur, akan terealisasi. Saat ini, saya sudah siapkan 20 Ha lahan dan sudah tanda tangan kerja sama dengan pihak ekspedisi di Jakarta,” terang Yance kepada floreseditorial.com, Sabtu (26/9/2020).

Alumni Politani Kupang ini juga menjelaskan, hingga saat ini, Ia sudah mempersiapkan 6 Ha lahan, masing-masing 4 Ha di Wailiti, Kecamatan Alok Barat dan 2 Ha di Kolisia, Kecamatan Magepanda. Sedangkan 14 Ha lainnya, di lahan milik TNI-AU yang bekerja sama dengan pihak Lanud El Tari Kupang.

Selain itu, lanjutnya, saat ini, dirinya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka serta seluruh Balai Pelatihan Pertanian (BPP) di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka. Dari kerja sama itu, Ia juga sudah mengajukan proposal ke Dinas Pertanian Provinsi NTT.

“Saya sudah mengajukan proposal ke Dinas Pertanian Provinsi NTT. Proposal itu hasil kerja sama antara seluruh BPP Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, jadi tidak ada masalah dengan lahan,” tuturnya.

Menurutnya, dalam menyukseskan program 100 Ha lahan tanaman hortikultura di Kabupaten Sikka, Ia telah berkoordinasi dengan seluruh alumni Israel dari semua angkatan yang ada di Maumere saat ini, untuk bergabung dalam mengelola lahan. Selain mengumpulkan semua teman-teman alumni Israel, lanjutnya, Ia juga mengajak seluruh petani muda di Kabupaten Sikka untuk menanam tanaman hortikultura.

Sementara itu, secara terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Petrus da Silva, meminta pemerintah agar segera menangkap peluang program Pemerintah Provinsi NTT, 100 Ha tanaman hortikultura dengan menggunakan sistem irigasi tetes di Sikka ini.

“Sebagai wakil rakyat, kita meminta pemerintah agar segera penuhi syarat yang dibutuhkan termasuk kesiapan lahan, untuk 100 Ha tanaman hortikultura di Kabupaten Sikka,” ungkapnya. (ric)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

Baca Lainnya
x